Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram (Ar Ra'd:28)
Saturday, February 21, 2009
Berbudi dengan tanah...
Pengalaman Di Jogjakarta, Indonesia
Dari paras "eye-view" di tingkap pesawat, aku sudah dapat mengagak bahawa kota Jogjakarta juga mempunyai struktur penduduk yang agak padat. Sampai di Bandara Internasional Adipsut Jipto, kami disambut mesra oleh dua orang sahabat Jogja. Jogja terkenal dengan jolokan Kota Pendidikan kerana terdapat begitu banyak universiti (universitas) di sana termasuk universiti yang terkenal iaitu Universitas Gadja Mada. Di kota ini banyak sekali motorsikal digunakan sebagai pengangkutan oleh penduduknya terutama sekali oleh para penuntut universiti-universiti yang terdapat di sana.
Schedule semasa di Jogjakarta:
1-Menginap di Hotel Kusuma yang terletak di Condong Catur selama tiga malam
Hotel tiga bintang yang selesa dilengkapi dengan satu katil puteri dan satu single bed, kipas, aircond, tv, water heater dan sarapan pagi selama menginap.
2-Tempat-tempat yang sempat disinggahi:
- Shopping Complex untuk makan dan membeli-belah
- Gunung Merapi di Kaliurang (masih aktif dan kali terakhir meletuskan pada tahun 2006).
- Istana Karaton-Indonesia tidak lagi diperintah oleh pemerintahan beraja namun istana ini masih merupakan kediaman Raja Karaton yang kesepuluh yang masih hidup dan istana ini dibuka untuk kunjungan para pelawat mengetahui warisan sejarah peninggalan Raja Karaton.
- Pekan Bantul yang terkenal dengan barangan kulit.
- Pasar-pasar yang menjual hasil kerja tangan penduduk tempatan.
- Pasar menjual pakaian terutamanya batik Indonesia.
- Candi Borobudur-Walaupun pada asalnya merupakan binaan yang digunakan oleh penganut agama Budha tetapi sekarang ianya telah diiktiraf oleh UNESCO sebagai harta warisan dan dibuka kepada para pelawat untuk melihat sendiri binaan tersebut.
3-Makanan terkenal di Jogja:
- Nasi Gudeg-nasi biasa berlaukkan nangka, telor dan jangat dimasak cara tertentu yang langsung tidak sama dengan Malaysia, rasanya agak manis.
- Nasi Padang-dari Padang namun ada dijual di Jogja.
- Pecal Leleh-lebih kurang sama dengan pecal yang terdapat di Malaysia yang dimasak oleh orang Jawa di Malaysia.
- Bakpia Patuk (Pia-pia)-seakan-akan sama dengan tart Malaysia rasanya.
- Pelbagai jenis kuih-muih tapi yang uniknya orang Jogja makan kuih berulamkan cili api hijau
- Bakso
- Dll
Satu yang harus kita berhati-hati ialah walaupun layanan yang diberikan sangat istimewa dan terasa mesra tetapi mereka masih mengharapkan tip dari pelancong...kemesraan tidak bererti persahabatan.
Mentari Kehidupan
Kala senja itu tiba
Kutermenung sendirian
Terasa diriku ini jauh dari rahmat Tuhan
Dosa yang aku lakukan
Menerjah ruang fikiran
Masihkah ada untukku keampunan
Gelap rasa dunia ini
Tanpa cahaya Ilahi
Baru kini kusedari
Jalan yang aku lalui
Memusnah pedoman hidup
Melempar hatiku ini ke lembah kehinaan
Dalam kegelapan itu
Terbit cahaya dari-Mu
Memandu hamba-Mu menuju iman
Menginsafi diri dengan ketaqwaan dan kesabaran
Kau terangi jalanku menuju syurga-Mu
Dan Kau tunjuki dengan hidayah-Mu
Hanyalah pada-Mu kuhadapkan diri
Mohon keampunan
Wahai Yang Maha Pengasih
Bantulah hamba-Mu ini
Yang kian terumbang-ambing
Di dalam arus duniawi
Kuberdoa kepada-Mu
Memohon limpah rahmat-Mu
Mentari hidupku kan bersinar kembali
Kutermenung sendirian
Terasa diriku ini jauh dari rahmat Tuhan
Dosa yang aku lakukan
Menerjah ruang fikiran
Masihkah ada untukku keampunan
Gelap rasa dunia ini
Tanpa cahaya Ilahi
Baru kini kusedari
Jalan yang aku lalui
Memusnah pedoman hidup
Melempar hatiku ini ke lembah kehinaan
Dalam kegelapan itu
Terbit cahaya dari-Mu
Memandu hamba-Mu menuju iman
Menginsafi diri dengan ketaqwaan dan kesabaran
Kau terangi jalanku menuju syurga-Mu
Dan Kau tunjuki dengan hidayah-Mu
Hanyalah pada-Mu kuhadapkan diri
Mohon keampunan
Wahai Yang Maha Pengasih
Bantulah hamba-Mu ini
Yang kian terumbang-ambing
Di dalam arus duniawi
Kuberdoa kepada-Mu
Memohon limpah rahmat-Mu
Mentari hidupku kan bersinar kembali
Tuesday, February 3, 2009
Nasyid or Anasheed
Nasyid is a form of religious singing based on Islamic teachings, stories and so on. It used to be more in the Arabic tune but nowadays Nasyid is sung to newer musical tempo to suite taste of current listeners. Professor Margaret Sarkissian has published a paper entitled "Religion never had it so good": Contemporary nasyid and the growth of Islamic popular music in Malaysia, in the Yearbook for Traditional Music, vol. 37, pp. 124-152, 2005.
Anasheed are Islamic songs that usually are sung with no musical instruments in the background. Anasheed use only drums. Sometimes anasheed are used with the (aahaat), used in keyboard or with the human voice. Islamic Nasheed are often popular in the Islamic World and the Arab World. The material and lyrics of Anasheed reflect on Islamic beliefs, history, and religion. They have a dramatic and serious tone, and not a playful, pump-up style music. They are very popular among Arabs and Muslims. Religous Muslims also enjoy listening to anasheed.
Saturday, January 31, 2009
Nobody perfect...

On looking for a new car we still need to undergo some decision making process.
One of the resonable comments from test driver on newly launched Honda City...
After 3 times testing the car, I've found out some of the goods and bads about new Honda City compared to the old one.
Good:
1) handling really better than old city,
2) the new design beats me. (Although i dun like the modulo kits, sorry)
3) the brakes are really good as well.
4) rear reclining seat make ppl feels a lot comfortable,
5) rear underseat tray is really practical for some gals who like to treat the rear section of thier car as a “shoe cabinet”, like my wife
6) the audio system can produce enough power with 6 speakers and the connectivity of it is definitely giving wilder choise..(u see malaysia here keeping the cd rom. but some like thailand) SVC funtion
7) the seat cover’s look nice.. differ finishing compare with E & S, E = more sporty look with blue double stiches.
Rear aircond air port really can flow thru the rear passengers, (but need to turn the air-conditioned directional knob to flow mid&bottom.
9) Both variants come with chrome door handle which is quite a bit handle too.
10) Sound insulation is well done.
2) the new design beats me. (Although i dun like the modulo kits, sorry)
3) the brakes are really good as well.
4) rear reclining seat make ppl feels a lot comfortable,
5) rear underseat tray is really practical for some gals who like to treat the rear section of thier car as a “shoe cabinet”, like my wife
6) the audio system can produce enough power with 6 speakers and the connectivity of it is definitely giving wilder choise..(u see malaysia here keeping the cd rom. but some like thailand) SVC funtion
7) the seat cover’s look nice.. differ finishing compare with E & S, E = more sporty look with blue double stiches.
Rear aircond air port really can flow thru the rear passengers, (but need to turn the air-conditioned directional knob to flow mid&bottom.
9) Both variants come with chrome door handle which is quite a bit handle too.
10) Sound insulation is well done.
Bad:
1) 1st thing i want to say is… this so called NEW city…. dont have door auto lock feature not even brake lock or RPM lock…. what make it more ridiculous is…… switches to unlock/lock the door also dont HAVE… WTH… pening liao lo..
2) the specs. stated that the E variant has a leather gear knob… it’s a LIAR~~ hopefully this only happen to test drive cars…and the 1st batch delivery will provide the leather gear knob instead of a little stickers to cover the “leather gear knob” wording in the specifications.
3) although the alarm is a new gen model…. but why no sound~~~ only flashes of signal like every time need to look back to make sure the car is lock is not that convenient….
4) the boot is too big…. i put this in bads… because if make the boot smaller in exchange a larger cabin space would be wiser…
5) same happen to the under the hood…. why so many gaps around the engine.. cannot utilized it to provide more space in cabin meh?
6) the audio panel really pop out a bit… when testing the car while cornering gao… my knee hit the panels…
7) radio reception is poor…. maybe too much distraction???
front passenger need to “move away” their knee or pull the seat all the way back in order to open the glove box… very ??.
that’s what i observed so far……. hope a lot of goods only coming out ??
2) the specs. stated that the E variant has a leather gear knob… it’s a LIAR~~ hopefully this only happen to test drive cars…and the 1st batch delivery will provide the leather gear knob instead of a little stickers to cover the “leather gear knob” wording in the specifications.
3) although the alarm is a new gen model…. but why no sound~~~ only flashes of signal like every time need to look back to make sure the car is lock is not that convenient….
4) the boot is too big…. i put this in bads… because if make the boot smaller in exchange a larger cabin space would be wiser…
5) same happen to the under the hood…. why so many gaps around the engine.. cannot utilized it to provide more space in cabin meh?
6) the audio panel really pop out a bit… when testing the car while cornering gao… my knee hit the panels…
7) radio reception is poor…. maybe too much distraction???
front passenger need to “move away” their knee or pull the seat all the way back in order to open the glove box… very ??.
that’s what i observed so far……. hope a lot of goods only coming out ??
Wednesday, January 28, 2009
A Day Trip to the Royal Town of Kuala Kangsar
The amazing mosque of Ubbudiyyah
Pada cuti perayaan Tahun Baru Cina yang lalu aku sempat ke Kuala Kangsar. Ketenangan dan keindahan bandar di Raja Kuala Kangsar sukar dilupakan dan rasa akan ke sana lagi nanti.
Aku juga sempat berkunjung ke Kampung Sayong tempat yang terkenal dengan perusahan membuat labu sayong, menikmati laksa dan ABC di tepi Sungai cuma tak sempat river cruise.
Galeri Sultan Azlan Shah juga sungguh menarik dan tidak hairan jika ianya merupakan penerima award sebagai tourism spot yang paling menarik di negeri Perak.
Gambar Labu Sayong di tepi jalan dan gambar pintu masuk ke Galeri Sultan Azlan Shah.
Majlis Bercukur Rambut Cucuku..Nur Auni
Salam Ustaz, Ramai di kalangan masyarakat melayu mengamalkan membuat majlis cukur rambut untuk bayi yang baru lahir... Adakah ini adat turun temurun nenek moyang kita ataupun sesuatu yang diamalkan dari zaman Nabi Muhammad SAW...(maaf if the question sound kinda stupid...heh) My question is how crucial is perayaan ini....adakah cukup skadar membuat doa selamat sahaja....tak payahlah nak adakan kumpulan marhaban memotong sedikit rambut bayi itu lalu ditempatkan di dalam sebiji kelapa....
Jawapan:
Mencukur rambut bayi yg baru lahir mmg dianjurkan oleh agama. Sebaiknya dilakukan pada hari ketujuh ia dilahirkan tapi awal atau lewat pun, dibolehkan. Setelah bayi tu dicukurkan disunatkan keseluruhan rambut bayi tu ditimbang, dan beratnya itu dinilaikan ikut nilai emas i.e. kalau berat rambut bayi tu 10 gm = kadar emas 10 gmlah, lalu disedekahkan wang tu kepada sesiapa yg memerlukan. selain itu disunatkan jugak bayi tu dikhitankan (kalau lelaki), diakikah, diberi nama dan suapkan manisan kemulutnya i.e. kurma, atau madu. Kesemua tu boleh dibuat tanpa much fanfare i.e. tak yah majlis apa-apa, takyah panggil marhaban dll. boleh buat sendiri, atau mintak tolong orang. kalau di singapura, boleh hubungi masjid Darul Ghufran yg menyediakan khidmat sedemikian tapi kalau nak buat majlis tu, buatlah atas niat memberi makan saudara mara sebagia tanda kesyukuran bagi kelahiran bayi dan juga memupuk silturrahmi cuma lakukanlah ia secara sederhana sahaja dan jauh dari amalan-amalan yg tak dianjurkan oleh agama. Salam
Subscribe to:
Posts (Atom)